Kapan terakhir kali kulihat pelangi?
Hujan yang menyebabkannya pun lama sudah tak kunikmati..
Kapan terakhir aku riang menari-nari?
Di
tengah riuh air yang jatuh dari langit, disertai bau khas tanah basah,
membawa payung biru dengan motif kepala kucing berkuping yang hanya
kuputar, putar, kanan, kiri... kepalaku pun enggan kulindungi..
Berjalan memutari halaman samping- belakang rumah, bertelanjang kaki..
Mengorek
lubang tempat keluarga kodok biasa bersembunyi, yang kutahu pasti,
mereka tak mungkin berdiam diri di saat-saat seperti ini, melainkan
berlompatan di genangan air, sambil bernyanyi-nyanyi.
Betapa ingin kuulangi masa itu, kuhentak-hentakkan langkah agar genangan air tak segan terciprat kesana kemari..
Apa suatu waktu nanti kau mau ikut denganku?
Siapa tahu, ketika hujan berhenti, sang pelangi muncul mewarnai bumi..
Ayo hujan cepatlah datang!
--Saat terik panas menyengat bumi--
Tidak ada komentar:
Posting Komentar